• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / REGIONAL NTT / Humaniora
Humaniora
Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Hasil UN 2008
POS KUPANG/ALFRED DAMA

Para siswa SMA Kristen Mercusar saat mengikuti pengumuman kelulusan dan perpisahan di Aula Lantai 5 Gedung SMA Kristen Mercusuar, Jl. Herewila- Kupang, Senin (15/6/2009).
Selasa, 16 Juni 2009 | 08:46 WITA

KUPANG, POS KUPANG.Com-- Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen Mercusuar Kupang kembali meluluskan 100 persen siswanya pada Ujian Nasional (UN) 2009. Dengan demikian, SMA Kristen Mercusuar sudah lima kali berturut-turut lulus 100 persen sejak UN tahun 2004.

Hal ini disampaikan Kepala SMA Kristen Mercusuar Kupang, Drs. Soleman Dapa Taka, M.A dalam Acara Pengumuman Kelulusan dan Perpisahan dengan Lulusan SMA Kristen Mercusuar Angkatan Tahun 2009 di Lantai Lima sekolah tersebut, Senin (15/6/2009).

Peserta UN 2009 SMA Kristen Mercusuar sebanyak 92 dinyatakan lulus 100 persen. Para lulusan terdiri dari 11 kelas akselerasi (IPA), 30 orang jurusan IPS dan 51 orang jurusan IPA.  Bahkan lima siswa dari jurusan IPS sekolah tersebut berhasil meraih nilai 10 untuk Matematika.

Lima siswa itu adalah Imanuel L. Dapa Mera Nokubani, Jenifer Kadja Dahi, Leoman Bosoby Dupe, Niychens Charles Sumintoro dan Yosep Roymon Tan.

Menurut Soleman, masyarakat tidak perlu heran dengan prestasi yang diraih oleh SMA Mercusuar. Sebab untuk mencapai prestasi tersebut, sekolah ini bersama guru, orangtua dan siswa telah bekerja keras untuk mencapai hasil tersebut serta didukung oleh fasilitas. "Kalau sekolah ini bisa mencapai 100 persen, maka kita tidak perlu heran untuk mencapai ini melalui proses yang baik," jelasnya.

Dijelaskannya, beberapa konsep yang diterapkan oleh sekolah ini dan bisa ditiru oleh sekolah lain adalah sistem pengelolaan sekolah harus bagus, harus ada konsistensi dari semua pihak. "Tidak hanya panas-panas tahi ayam. Kalau kita omong di seminar itu bisa, tapi di tingkat aplikasi sudah tidak berjalan lagi atau hanya berjalan sebentar terus tidak ada kelanjutannya. Jadi perlu kosistensi," jelasnya.
 
Peran guru
Hal lainnya yang dilakukan oleh sekolah ini adalah menetapkan standar rombongan belajar hanya 20 orang tiap rombongan. Sebab dengan cara ini, konsep besar seperti CBSA (cara belajar siswa aktif) dan PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan) jangan hanya teori, tetapi benar-benar dilaksanakan. Guru tidak ceramah saja," jelasnya.

Menurutnya, setingan kelas di sekolah tersebut juga mendukung model belajar CBSA dan PAKEM. "Kalau duduknya seperti dalam seminar, ya sama saja CBSA dan PAKEM tidak berjalan," jelasnya.

Dijelaskannya, hal lain yang tidak kalah penting adalah siswa harus benar-benar tekun dan disiplin dan rajin. Sebab, bila tidak demikian, maka siswa dipastikan gagal.

Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) juga harus benar-ebnar efektif. Setiap jam belajar harus ada kegiatan belajar. "Yang ini kita keras, jangan sampai kita menangis di akhir sekolah," jelasnya.

Dijelaskannya, paket pembelajaran di SMA Kristen Mercusuar diatur sedemikian rupa sehingga dalam dua tahun semua paket harus selesai. Artinya semua materi belajar SMA harus sudah selesai pada tahun kedua belajar.

"Pada tahun ketiga, siswa hanya mengulangi saja. Ini membosankan, tetapi dengan cara ini baru bisa berhasil. Ada siswa yang sampai stres karena try out terus. Persiapan UN ini kita lakukan setahun penuh. Bukan persiapan hanya satu bulan," jelasnya.

Ketua Yayasan Mercusuar, Pdt. Hendri Riadi dalam sambutannya mengatakan, banyak keluhan dari masyarakat bahwa sekolah tersebut sangat mahal. Menurutnya, mahal atau tidaknya biaya sekolah tergantung pula pandangan apa yang bisa diberikan sekolah tersebut pada muridnya. Menurutnya, ada sekolah yang biayanya murah, tapi belum tentu mutunya murah.

"Beda orang mau beli pakaian di rombengan dengan beli pakaian di tempat yang baik," jelasnya.
Menurutnya, banyak komponen yang harus diperhitungkan untuk membangun sistem pendidikan yang bermutu mulai dari kelas, guru dan manajemen sekolah, termasuk pengembangan sekolah. (alf)

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

goooo.....mercusuar hahhhaahhh good luck ya tas prestasi nya...

Posted by: navas | Sabtu, 20 Juni 2009 | 16:43 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • APIK Pertanyakan Batas Hutan Lindung Oelbesak
  • Camat Perlu Mendapat Pembinaan
  • Son Pake Helm...
  • Warga Belo Minta Bangun Poskamling
  • Keracunan Ikan, 3 Tewas
  • APTI NTT Gelar Talk Show
  • BP Pemuda GMIT Horeb Gelar Lomba CCA
  • Cagar Alam Hutan Mutis Mulai Terancam
  • Gerson Yonathan Thonak, Jadi PNS Terlalu ..
  • Meriah, Konser Ruth Sahanaya
  • ChildFund Hijaukan Tiga Mata Air di Flores ..
  • Messi Dipuji Kawan dan Lawan
  • 13 Parpol Daftarkan Venus di KPUD Ngada
  • Kampung
  • Adoe: Kami Tidak Menembak
  • Warga Manulai II Ditikam di Jalur 40
  • Polisi Buka Kembali Kasus Usnaat
  • Raibnya Kayu Sitaan Polair NTT: Komisi III ..
  • Anggota Polresta Dikeroyok Pria Berkepala ..
  • Selamat Tinggal Beckham
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved