• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Internasional
Internasional
Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
Ilustrasi

Selasa, 16 Juni 2009 | 16:47 WITA

BRISBANE, POS KUPANG.Com -- Seorang gadis belia berusia 12 tahun yang telah diizikan tinggal serumah dengan pacarnya yang berumur 15 tahun akan menjadi ibu termuda di Australia, demikian harian Herald Sun, Selasa (16/6/2009).

Bocah cilik ini sejak umur 11 tahun sudah tidur seranjang dengan pacarnya, sebab ibu si gadis kecil mengizinkannya untuk tinggal di rumah mereka meskipun ayah si gadis protes.

Saat si ayah mengeluhkan berkali-kali tentang masalah ini kepada Departemen Pelayanan Masyarakat negara bagian New South Wales (NSW), tidak ada yang dapat dilakukan terhadap masalah ini. Pihak kepolisian mengatakan mereka tidak bisa mengintervensi sebab kedua anak berada dalam status di bawah pengawasan wali mereka. Bila bocah laki-laki sudah mencapai usia 18 tahun atau lebih, polisi baru bisa memulai penyelidikan dugaan kasus kriminal.

Saat si ayah mengambil alih hak asuh pada bulan Maret, diketahui bahwa ternyata putrinya itu telah berbadan dua. Baru setelah si ayah murka terhadap kondisi ini, pihak pemerintah tergerak dan memperhatikan kasus tersebut secara serius.

Pihak Departemen Pelayanan Masyarakat mengakui, Senin (15/6/2009), bahwa mereka telah gagal bertindak sebelum ini karena staf mereka tengah menangani kasus-kasus yang lebih darurat. Staf dari Departemen Pelayanan Masyarakat, Departemen Kesehatan, dan Departemen Pendidikan NSW kini berlomba memberikan bantuan kepada si gadis belia. Sementara si ayah menghubungi anggota legislatif setempat Dubbo, Dawn Fardell. "Ia datang ke saya. Polisi mengatakan ’Tangan kami tidaklah cukup’," kata Fardell, Senin.

"Si ayah mendatangi saya dan menyatakan bahwa ia dan pasangan barunya akan senang untuk kelak mengurus anak yang sedang dikandung putrinya," tambah dia. Lebih lanjut Fardell mengatakan, "Sekarang semua badan pemerintah mengulurkan bantuan, dan ada beberapa alternatif bagi si gadis." "Ini adalah kasus anak yang memiliki anak. Kita harus benar-benar melihat apa yang bisa kita lakukan. Harus orang yang terpercaya yang bisa memberikan solusi," ujarnya.

Sementara itu perwira senior dari kepolisian menjelaskan bahwa kasus ini melibatkan dua bocah di bawah umur dan ketika ditanya apakah si gadis mengalami kekerasan seksual dan ia menjawab tidak, maka polisi tidak bisa mengambil tindakan apa-apa.

Data lengkap si gadis telah beredar di Parlemen NSW pada awal bulan Juni. Disebutkan di sana bahwa ibu si gadis telah dirawat di rumah sakit jiwa sejak Maret, dan ketika si ayah mengambil alih hak asuh lalu melaporkan si ibu ke polisi.

Sejak Maret, si gadis berada di bawah asuhan ayahnya. Dan tidak ada yang bisa digugat secara hukum di sini. Departemen Pelayanan Masyarakat mengakui bahwa pihaknya telah menerima permintaan tolong dari si ayah.

"Karena kami menangani banyak kasus yang lebih darurat, departemen melakukan investigasi terhadap kasus ini tapi tidak secara maksimal," kata juru bicara departemen itu. Gadis itu akan mendapatkan konseling, pelatihan menjadi orang tua, dan layanan pendidikan. (ONO/Kompas.com/ANTARA)

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Terkait kasus pembunuhan Yohakim Langoday. Kami sangat apresiasi sekali atas kerja keras Polda NTT dan Polres Lembata. Namun Otak dan Penyandang dana Belum juga di Tangkap. Kalau Anak Bupati Lembata ( Erni Manuk ) terlibat. Harus di tangkat dan di jadikan tersangka. Karena Erni manuk seperti raja di lembata, suka intervensi proyek-proyek di lingkup Pemda Lembata. Terimah kasih Poskupang..

Posted by: Anton | Minggu, 9 Agustus 2009 | 08:27 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Polres Sikka Gantung Tiga Kasus Korupsi
  • Komunitas YSAI UPN Jogya Tanam Pohon Cemara
  • Mahasiswa HI-FISIP UPN Jogya gelar Diskusi ..
  • Dua terdakwa Pembunuh Rm Fautinus, Tunggu ..
  • APIK Pertanyakan Batas Hutan Lindung Oelbesak
  • Camat Perlu Mendapat Pembinaan
  • Son Pake Helm...
  • Warga Belo Minta Bangun Poskamling
  • Keracunan Ikan, 3 Tewas
  • APTI NTT Gelar Talk Show
  • BP Pemuda GMIT Horeb Gelar Lomba CCA
  • Cagar Alam Hutan Mutis Mulai Terancam
  • Gerson Yonathan Thonak, Jadi PNS Terlalu ..
  • Meriah, Konser Ruth Sahanaya
  • ChildFund Hijaukan Tiga Mata Air di Flores ..
  • Messi Dipuji Kawan dan Lawan
  • 13 Parpol Daftarkan Venus di KPUD Ngada
  • Kampung
  • Adoe: Kami Tidak Menembak
  • Warga Manulai II Ditikam di Jalur 40
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved