• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Pro BISNIS
Pro BISNIS
Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
Kamis, 18 Juni 2009 | 13:52 WITA

KUPANG, POS KUPANG.Com --- Harga tiket pesawat terbang hampir semua jasa angkutan udara yang beroperasi dari dan ke NTT naik antara 10 persen hingga 15 persen. Pihak manajemen operator penerbangan menaikan harga karena permintaan pemakai jasa transportasi udara tinggi.

Melonjaknya harga tiket pesawat terbang hampir terjadi pada semua operator penerbangan yang melayani rute dari dan ke Kupang, baik untuk luar wilayah NTT maupun antar-kota di NTT. Hal ini disampaikan Corporate Secretary PT Transnusa Air Services Kupang, Momi Surjatmoko, saat ditemui Pos Kupang di  kantornya di Jalan Palapa-Kupang, Rabu (17/6/2009).
 
Momi menjelaskan, kurang lebih satu bulan terakhir atau sejak memasuki Juni 2009 ini, hampir semua manajemen penerbangan yang ada di Kupang menaikan harga tiket, baik yang melayani antar-kota dalam wilayah NTT maupun yang keluar NTT. 
 
"Dasar menaikan harga tiket menyusul permintaan pemakai jasa tranportasi udara meningkat. Ini biasanya disebut masa pick season yaitu  puncak permintaan tiket pemakai jasa angkutan udara meningkat. Dan, ini terjadi pada waktu tertentu atau situasional  saja," kata Momi.
 
Dia mengatakan, permintaan tiket mulai meningkat biasanya saat memasuki bulan Juni hingga Agustus (masa liburan sekolah), kemudian memasuki akhir tahun menjelang Natal hingga memasuki tahun baru. Sedangkan pada bulan-bulan low seasion atau permintaan kurang biasanya pada bulan Februari. 
 
"Jadi, dalam setahun terjadi dua kali peningkatan permintaan penumpang jasa angkutan udara. Puncaknya pada bulan Juli hingga Agustus. Begitu pula pada akhir tahun menjelang hari raya, apalagi jika ada hari besar keagamaan dari dua agama yang berdekatan, permintaan tiket meningkat," jelas Momi.  
 
Pada situasi-situasi tersebut, lanjut Momi, pihak manajemen operator penerbangan menaikan harga tiket seperti saat  ini, terjadi pembludakan penumpang pesawat karena adanya mobilisasi anak sekolah yang melanjutkan pendidikannya keluar NTT.
 
Menurut dia, permintaan pemakai jasa angkutan udara saat ini meningkat karena masyarakat ingin menyekolahkan anaknya ke sejumlah wilayah di NTT dan sebaliknya dari luar Kupang ke Kupang. Selain itu, lanjutnya, ada masyarakat yang melanjutkan pendidikan anaknya ke Nusa Tenggara Barat (NTB), Denpasar dan kota-kota di Pulau Jawa.
 
"Untuk ke Jawa seperti Surabaya dan Jakarta kami melakukan  kerja sama dengan Mandala Airlines sehingga penumpang yang datang dari beberapa kota di NTT bisa langsung ke Jakarta atau Surabaya menggunakan pesawat Mandala Airlines," katanya.
Mengenai kenaikan harga tiket, Momi mencontohkan, tarif tiket pesawat Transnusa rute penerbangan Kupang - Alor dan Alor - Kupang naik dari Rp 546.000,00 menjadi Rp 579.000,00/penumpang. Jadi, lanjut Momi, ada kenaikan antara 10 persen sampai 15 persen.
 
Perubahan tarif tiket pesawat juga berlaku bagi armada Mandala Airlines. "Dalam bulan ini kami sudah dua kali mengalami perubahan tarif tiket pesawat, yaitu tanggal 6 Juni  dan  12 Juni 2009. Perubahan tarif tiket ini disesuaikan dengan permintaan tiket yang selalu bergerak naik atau meningkat," kata Bernad, salah satu staf Mandala Airlines.
 
Informasi yang diperoleh dari beberapa operator penerbangan yang beroperasi ke dan dari NTT seperti Sriwijaya Air, Batavia Air, Garuda Indonesia dan Lion Air, harga tiket pesawat  naik karena pemintaan pemakai jasa meningkat. (yel) 
 
 
Armada Penerbangan yang Beroperasi di NTT
1.  Merpati
2.  TransNusa 
3.  Lion  Air
4.  Batavia Air
5.  Sriwijaya Air
6.  Mandala Airlines
7.  Garuda Indonesia
8.  Pelita Air

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 3 Halaman Komentar | First Prev Next Last

waduh kalu tiket naik,kasian anak kuliah yg dr ntt gak bisa pulang nengok ortu,bgt juga yg di kupang mau nengok ortu di jawa berat juga ya.......kalau tiket murah malah semakin rame ...kali ye...kayak naik angkot aja ya...

Posted by: kurnia.setyaningrum | Senin, 8 Maret 2010 | 10:04 WITA

wah,kalau tiket pesawat pada naik semua,kayaknya alternatif yang paling bagus n murah ya naik kapal Laut / pelni,biar kalah waktu dikit gak apa2 dah

Posted by: johny Adang | Minggu, 14 Februari 2010 | 11:47 WITA

wa klau hrga tiketx mlonjak tnggi sprti ini saya tdak bsa plang kupang donk.apakah pmerintah stempat tak ada cra lain ntuk mnjdi jlaN kluar sbagai altrnatif ntuk hrga sprti ini.

Posted by: stefano | Senin, 14 Desember 2009 | 12:43 WITA

du jadi kalau mw pulang, via kupang booking dari jauh nie............................ mungkin tu solusi yang terbaik...........................................

Posted by: robbbyn | Kamis, 3 Desember 2009 | 09:34 WITA

wah klo gitu da yg r ga jd plang! dah tiket mahal pelayan biasa aja apalgi pesawatnya da yg terrawat.

Posted by: liko | Selasa, 1 Desember 2009 | 22:34 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Polres Sikka Gantung Tiga Kasus Korupsi
  • Komunitas YSAI UPN Jogya Tanam Pohon Cemara
  • Mahasiswa HI-FISIP UPN Jogya gelar Diskusi ..
  • Dua terdakwa Pembunuh Rm Fautinus, Tunggu ..
  • APIK Pertanyakan Batas Hutan Lindung Oelbesak
  • Camat Perlu Mendapat Pembinaan
  • Son Pake Helm...
  • Warga Belo Minta Bangun Poskamling
  • Keracunan Ikan, 3 Tewas
  • APTI NTT Gelar Talk Show
  • BP Pemuda GMIT Horeb Gelar Lomba CCA
  • Cagar Alam Hutan Mutis Mulai Terancam
  • Gerson Yonathan Thonak, Jadi PNS Terlalu ..
  • Meriah, Konser Ruth Sahanaya
  • ChildFund Hijaukan Tiga Mata Air di Flores ..
  • Messi Dipuji Kawan dan Lawan
  • 13 Parpol Daftarkan Venus di KPUD Ngada
  • Kampung
  • Adoe: Kami Tidak Menembak
  • Warga Manulai II Ditikam di Jalur 40
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved