• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Internasional
Internasional
Perempuan Perkosa 10 Pria
Ilustrasi

Selasa, 23 Juni 2009 | 10:39 WITA

MOSKOW, POS KUPANG.Com -- Seorang perempuan muda eksentrik ditangkap polisi Rusia karena meracuni dan memperkosa 10 pria, setelah lebih dulu memancing mereka dengan kecantikannya.

Perempuan itu diketahui bernama Valeria K dan berusia 32 tahun. Hobinya cukup unik, yaitu mengoleksi laba-laba beracun. Karena itu ia dijuluki Black Widow, sejenis laba-laba raksasa yang ganas terhadap lawan jenisnya.

Menurut situs Life.ru, polisi mulai curiga ketika jumlah pasien laki-laki dengan keluhan yang spesifik meningkat di rumah sakit. Keluhan itu adalah keracunan klonidin dan trauma berat pada penis.

Tidak banyak yang diingat para pria itu, kecuali perempuan cantik berambut merah yang mengajak mereka minum di sebuah apartemen. Menurut mereka, perempuan itu juga sangat ramah. Memang akhirnya Valeria tertangkap dan mengakui perbuatannya. Namun polisi masih terheran-heran dengan modus perkosaan itu.

Dalam pengakuannya, Valeria mengungkapkan bahwa ia memang membujuk para pria yang berpikiran ngeres itu ke apartemennya. Di sana mereka minum-minum dan tentu saja para pria itu menginginkan hubungan seks.

Ternyata suguhan untuk para pria itu sudah dicampuri dengan klonidin yang membuat mereka pingsan selama 24 jam. Namun sebelum itu penis para pria yang sudah terangsang itu diikat pangkalnya. Tujuannya agar bisa tegak berjam-jam. Saat itulah mereka diperkosa.

Setelah itu para korban dibuang di sebuah kawasan sepi dan ketika sadar mereka sudah tidak ingat apa-apa. Hal terakhir yang bisa mereka ingat adalah bertemu seorang perempuan cantik, selebihnya gelap. Dari 10 pria yang diperkosa, hanya satu yang tidak melapor. Ternyata, pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak merasa rugi akibat perkosaan itu.

"Saya memang suka wanita seksi. Yang saya sayangkan cuma dia menggunakan klonidin," katanya.

Sebenarnya para korban itu cukup beruntung. Kalau benar-benar menggunakan cara bercinta Black Widow, pastilah para korban itu tinggal nama. Black Widow adalah julukan sejenis laba-laba betina besar yang selalu membunuh dan memakan lawan jenisnya setelah bercinta. (kompas.com)

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 3 Halaman Komentar | First Prev Next Last

klo g"2 gue jga mau donk d perkosa tpi dlm keadaan sadaRRRRRRRRRR>>>> by HOT bOyS

Posted by: bend | Senin, 28 Desember 2009 | 08:45 WITA

bisa jadi orang seperti itu, terpengaruh dengan lingkungan dan dan kebebasan. mudahan-mudahan ini tidak terjadi di indonesi. jadi cerita di sabagai landasan. dan perlu tanamkan kepedulian terhadap kaum hawa karena sensus penduduk bukan saja indonesia, bahkan seluruh dunia menyatakan bahwa jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, sehingga dapat terhindar dari efek-efek yang berbau negatif dan merugikan.

Posted by: sylvest | Kamis, 17 Desember 2009 | 18:15 WITA

Jangan-jangan jelmaan laba-laba

Posted by: Dion | Senin, 23 November 2009 | 08:54 WITA

TAKUUUUUUUUUUUUT.............

Posted by: Lykhen | Rabu, 11 November 2009 | 20:19 WITA

dasar perempuan haus seks (ngedeng)...............!!!!!!!!!

Posted by: francesc | Sabtu, 3 Oktober 2009 | 19:24 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Klub Peserta ISL Dapat Jatah Mobil
  • 52,50 Persen Guru di Bali Belum S1
  • Keluarga Minta Polda NTT Lidik Kematian ..
  • Gempa 7,0 SR Guncang Maluku Utara
  • Pupuk Kandang Mengandung H5N1
  • Pendidik di Maurole Digaji Rp 40 Ribu
  • 45 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri ..
  • Mesin Rental Atasi Listrik Jelang Jumat ..
  • Obama Tunda Kunjungan ke Indonesia
  • Prioritas KB Untuk Klinik Swasta dan ..
  • Badai Matahari 2012 Bukan Penyebab Kiamat
  • Mulus Lebihi Syarat Jumlah Kursi DPRD
  • Paket PDIP Manggarai Belum Aman
  • Manggana-Praing Resmi Mendaftar di KPU
  • Rokok Haram, Ribuan Petani Tembakau Kolaps
  • Lamahala-Horowura Kakak-Adik
  • Menyingkap Kasus Judi di Belu (1)
  • SBY Diminta Lebih Aktif Berantas Teroris
  • Polisi Bersenjata Kawal Mangan Ilegal
  • 39 Kios di Pasar Oesao Terbakar
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved