• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Nasional
Nasional
Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
Laporan wartawan KOMPAS.com, Inggried Dwi Wedhaswary
PERSDA NETWORK/BIAN HARNANSA

Foto keluarga Boediono yang terpajang di salah satu ruang di kediaman Jalan Mampang Prapatan, Jakarta.
Kamis, 25 Juni 2009 | 17:14 WITA

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto tak mau ambil pusing dengan laporan yang diajukan Tim Kampanye SBY-Boediono atas beredarnya selebaran yang berisi bahwa istri Boediono, Herawati, bukan muslimah.

Juru Bicara Tim Kampanye JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya penyebaran informasi tersebut. Yuddy pun meluruskan, saat berlangsung kampanye JK di Medan, kemarin, ada yang mengedarkan fotokopi pemberitaan media Indonesia Monitor yang berisi wawancara dengan Habib Al Habsy.
 
Isi wawancara di antaranya mengenai agama yang dianut Herawati Boediono. "Bukan selebaran, tapi fotokopian. Dan kami sama sekali tidak tahu," kata Yuddy, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/6/2009).
 
Yuddy menilai, tim SBY-Boediono membesar-besarkan persoalan. Fotokopi dari media tersebut, menurut dia, tak ubahnya seperti media yang dijual di berbagai tempat. 
 
"Lagipula, terlepas benar atau tidak, pertanyaan saya, apa masalahnya kalau istri Pak Boediono bukan Islam, tapi beragama Katolik? Tidak ada yang salah dan tidak dipermasalahkan, negara kita negara Pancasila. Semua orang berhak menganut agama apa saja dan tidak ada yang salah. Jadi tidak penting untuk dipermasalahkan. Jangan merusak kebinekaan," paparnya.
 

"Kalau mau tuntut, tuntut yang memberitakan, karena tidak ada hubungannya dengan timkamnas dan timkamda JK-Wiranto, kami tidak tahu sama sekali," ujar politisi Golkar ini. * 

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 3 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Dari sini langsung ketahuan pihak mana yang inklusif, tidak terbuka pemikiran, wawasan, serta pergaulan hidupnya di dunia yang tidak selebar daun kelor ini ! Pihak inilah yang bisa menjadi dalang untuk menciptakan konflik dan perang di mana-mana di berbagai tempat di dunia ini. So what gitu lho kalau ibu herawati beragama tertentu yang memiliki hukum cinta-kasih?

Posted by: Wodon | Sabtu, 23 Januari 2010 | 16:51 WITA

tahun 2010 ini mulai mau saling menyudutkan ini. Sepertinya mau memulai peran dunia ketiga nih!!!! dewasalah dalam hal berpolitik, urus dulu masyarakat yang masih hidup dibawah kolom jembatan dan miskin dibandingkan membicarakan agama, karena masalah tidak akan pernah selesai dan masyarakat miskin terus. Sampai negara kita kena krisis terus, ingatlah wahai pemimpin bangsa jangan hanya memikirkan dirimu sendiri, tetapi pikiran masyarakat yg poor too.

Posted by: Salvaro | Senin, 4 Januari 2010 | 15:44 WITA

Kalaupun benar Ibu Herawati Budiono bukan Muslim,so what? Yang pejabat kan Pak Budiono,Wapres RI negara berdasarkan Pancasila. Yang mempersoalkan itu personalnya telmi.

Posted by: Frans Hena | Sabtu, 7 November 2009 | 11:54 WITA

wah....wah.... agama saja dipermasalahkan. lebih jeli untuk mendistingsi agama dan politik karena kalo ga kita bisa-bisa dilihat blum dewasa berpolitik sekaligus beragama. agama mana aja baik sejauh manusianya berhati dab bertingkah baik.

Posted by: yori | Rabu, 26 Agustus 2009 | 12:01 WITA

kalau benar ibu Budiono Katolik, lalu apa? Mari kita bersatu lawan teroris yang mau menghancurkan kesatuan negara RI yang menghormati kebebasan beragama. Bu Budiono.. agama Katolik itu baik jangan takut.

Posted by: Feliks M. Kosat | Rabu, 29 Juli 2009 | 05:51 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • 45 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri ..
  • Mesin Rental Atasi Listrik Jelang Jumat ..
  • Obama Tunda Kunjungan ke Indonesia
  • Prioritas KB Untuk Klinik Swasta dan ..
  • Badai Matahari 2012 Bukan Penyebab Kiamat
  • Mulus Lebihi Syarat Jumlah Kursi DPRD
  • Paket PDIP Manggarai Belum Aman
  • Manggana-Praing Resmi Mendaftar di KPU
  • Rokok Haram, Ribuan Petani Tembakau Kolaps
  • Lamahala-Horowura Kakak-Adik
  • Menyingkap Kasus Judi di Belu (1)
  • SBY Diminta Lebih Aktif Berantas Teroris
  • Polisi Bersenjata Kawal Mangan Ilegal
  • 39 Kios di Pasar Oesao Terbakar
  • Ada Ulama Restui Aksi Teroris
  • Para Atheis Kumpul Bahas Islam dan Terorisme
  • Erni Manuk dan Bambang Dituntut 20 Tahun ..
  • Jaksa Tolak Tangguhkan Penahanan Tersangka
  • Lima Kamar Kos di Kayu Putih Terbakar
  • PDI-P Kehilangan Roh sebagai Partai Rakyat
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved