/ Home / Kupang News / Nasional /
Kompas.com
Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
Laporan wartawan KOMPAS.com, Inggried Dwi Wedhaswary
PERSDA NETWORK/BIAN HARNANSA
Foto keluarga Boediono yang terpajang di salah satu ruang di kediaman Jalan Mampang Prapatan, Jakarta.
Kamis, 25 Juni 2009 | 17:14 WIB
Juru Bicara Tim Kampanye JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya penyebaran informasi tersebut. Yuddy pun meluruskan, saat berlangsung kampanye JK di Medan, kemarin, ada yang mengedarkan fotokopi pemberitaan media Indonesia Monitor yang berisi wawancara dengan Habib Al Habsy.
 
Isi wawancara di antaranya mengenai agama yang dianut Herawati Boediono. "Bukan selebaran, tapi fotokopian. Dan kami sama sekali tidak tahu," kata Yuddy, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/6/2009).
 
Yuddy menilai, tim SBY-Boediono membesar-besarkan persoalan. Fotokopi dari media tersebut, menurut dia, tak ubahnya seperti media yang dijual di berbagai tempat. 
 
"Lagipula, terlepas benar atau tidak, pertanyaan saya, apa masalahnya kalau istri Pak Boediono bukan Islam, tapi beragama Katolik? Tidak ada yang salah dan tidak dipermasalahkan, negara kita negara Pancasila. Semua orang berhak menganut agama apa saja dan tidak ada yang salah. Jadi tidak penting untuk dipermasalahkan. Jangan merusak kebinekaan," paparnya.
 

"Kalau mau tuntut, tuntut yang memberitakan, karena tidak ada hubungannya dengan timkamnas dan timkamda JK-Wiranto, kami tidak tahu sama sekali," ujar politisi Golkar ini. * 

Dibaca 7435 kali  |  Dikomentari 18 kali
<< Awal < Sebelumnya | 1 dari 3 Halaman Komentar | Selanjutnya > Akhir >>

jangankan jadi istrinya saja....jadi presiden atau wapres juga boleh sebagai orang katolik....negara ini negara pancasila bukan negara salah satu agama...yang jelas salah kalau orang katolik jadi Ketua Muhamadiyah...atau seorang bhiksu jadi uskup.....atau seorang pendeta protestan diangkat menjadi ketua FPI menggantikan Habib Al Habsy....Merdeka untuk mu Budiono.

Komentar Oleh: umbumanu | Kamis, 6 Mei 2010 | 10:29 WIB

Dari sini langsung ketahuan pihak mana yang inklusif, tidak terbuka pemikiran, wawasan, serta pergaulan hidupnya di dunia yang tidak selebar daun kelor ini ! Pihak inilah yang bisa menjadi dalang untuk menciptakan konflik dan perang di mana-mana di berbagai tempat di dunia ini. So what gitu lho kalau ibu herawati beragama tertentu yang memiliki hukum cinta-kasih?

Komentar Oleh: Wodon | Sabtu, 23 Januari 2010 | 16:51 WIB

tahun 2010 ini mulai mau saling menyudutkan ini. Sepertinya mau memulai peran dunia ketiga nih!!!! dewasalah dalam hal berpolitik, urus dulu masyarakat yang masih hidup dibawah kolom jembatan dan miskin dibandingkan membicarakan agama, karena masalah tidak akan pernah selesai dan masyarakat miskin terus. Sampai negara kita kena krisis terus, ingatlah wahai pemimpin bangsa jangan hanya memikirkan dirimu sendiri, tetapi pikiran masyarakat yg poor too.

Komentar Oleh: Salvaro | Senin, 4 Januari 2010 | 15:44 WIB

Kalaupun benar Ibu Herawati Budiono bukan Muslim,so what? Yang pejabat kan Pak Budiono,Wapres RI negara berdasarkan Pancasila. Yang mempersoalkan itu personalnya telmi.

Komentar Oleh: Frans Hena | Sabtu, 7 November 2009 | 11:54 WIB

wah....wah.... agama saja dipermasalahkan. lebih jeli untuk mendistingsi agama dan politik karena kalo ga kita bisa-bisa dilihat blum dewasa berpolitik sekaligus beragama. agama mana aja baik sejauh manusianya berhati dab bertingkah baik.

Komentar Oleh: yori | Rabu, 26 Agustus 2009 | 12:01 WIB

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Bayi Dimutilasi
Galeri POS KUPANG
Bayi Dimutilasi
more on galeri foto
Jumat, 3 September 2010 | 00:36 WIB
Kamis, 2 September 2010 | 23:27 WIB
Kamis, 2 September 2010 | 21:50 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 21:27 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 19:16 WIB