/ Home / Kupang News / Ekbis /
Frans Krowin
NTT Diapit Negara Positif H1N1
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Salah seorang peternak babi di Kupang, Albert Johanis sedang memandikan babi peliharaannya.
Rabu, 1 Juli 2009 | 18:49 WIB


Hal itu disampaikan Drh. Maria Geong, Ph.D, dalam acara Sosialisasi Influenza A H1N1 yang diselenggarakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, di Hotel Sasando, Rabu (1/7/2009).

Acara tersebut dihadiri Kepala Bidang Impor, Pusat Karantina Hewan Badan Karantina Pertanian, Drh. Heryanto mewakili Kepala Pusat Karantina Hewan, Drh. Mulyanto, M.M, salah seorang ahli penyakit H1N1, Muchtar Abdullah Baraniah dan Drh. Maria Geong, Ph.D, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Pada Dinas Peternakan NTT.

Dalam acara yang dipandu Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Drh. Farid Hermansyah itu, Maria Geong mengatakan, baik Australia maupun Timor Leste telah terindikasi tertularnya H1N1.

Dengan demikian, lanjut dia, NTT sangat riskan dengan meluasnya penyakit tersebut. Karena itu, semua komponen terlebih pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk menjauhi NTT dari kemungkinan tertularnya penyakit tersebut.

Kemungkinan penularan penyakit H1N1 melalui ternak babi, lanjut dia, sangat kecil. Pasalnya, sejak tahun 2008 lalu, pemerintah telah melarang masuknya ternak babi dari daerah lain ke wilayah NTT.

Olehnya, lanjut Geong, kemungkinan terbesar adalah menularnya penyakit itu ke NTT melalui arus masuk keluarnya manusia dari dan ke NTT baik melalui Kupang, Labuan Bajo, Maumere, Sumba dan daerah-daerah lainnya.

"Yang paling berbahaya adalah penularan penyakit ini melalui manusia. Karena itu semua komponen harus waspada terhadap berbagai hal yang tidak diinginkan," pesannya.

Secara terpisah, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas 2 Ende, Drh IPG Suwarjaya, mengatakan, hingga saat ini Kabupaten Ende belum dijangkiti oleh penyakit berbahaya tersebut.

"Dalam dua bulan terakhir, kami belum dapat informasi tentang tertularnya penyakit H1N1 di Ende. Yang ada hanya penyakit rabies," ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan tersebut. (kro)

Gejala Penyakit H1N1:

* Suhu Badan Ternak Babi Tinggi
* Bersin-Bersin dan Batuk Secara Terus-menerus
* Ternak Babi Mengalami Depresi
*  Nafsu Makan Hilang
*  Sulit Bernafas

Kiat Menghadapi Penyakit H1N1:

* Tetap tenang, jangan panik dan selalu waspada
* Cuci tangan dengan sabun setelah kontak dengan babi atau            daging babi
* Gunakan masker saat merawat babi
* Jangan ke kandang babi bila sedang sakit (influenza)
* Hindari kontak dengan orang dari daerah tertular

Bagi Peternak Babi:

* Pisahkan kandang babi, kandang ayam dan rumah
* Kandang babi hanya boleh dikunjungi petugas
* Jaga kebersihan kandang babi
* Laporkan ke petugas bila ada babi yang sakit

Dibaca 480 kali  |  Dikomentari 0 kali
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Bayi Dimutilasi
Galeri POS KUPANG
Bayi Dimutilasi
more on galeri foto
Rabu, 1 September 2010 | 19:21 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 10:09 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 10:04 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 09:59 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 09:53 WIB