• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Nasional
Nasional
KPU Minta Bukti 49 Juta Pemilih Tercecer
Kamis, 2 Juli 2009 | 17:26 WITA

Jakarta, POS KUPANG.Com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Aziz meminta klaim 49 juta pemilih tercecer atau tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) dibuktikan.

"Kita akan minta nama-nama pemilih yang tercecer itu. Saya berpikir untuk mengirimkan surat kepada DPR untuk mengkonfirmasi masalah tersebut," katanya di Jakarta, Kamis (2/7/2009), disela pertemuan KPU dengan KPU propinsi seluruh Indonesia.
 
Sebelumnya, anggota Panitia Khusus (Pansus) DPT DPR Eva Kusuma Sundari menyebutkan banyak pemilih tidak terdaftar di DPT yang jumlahnya mencapai 49 juta pemilih.
 
Ia menjelaskan di sejumlah daerah seperti Madiun, Jawa Timur, verifikasi terhadap data pemilih masih kurang, disamping menilai tidak ada perubahan signifikan dari DPT pemilu legislatif ke DPT pilpres.
 
Menanggapi ini , Aziz meminta agar penuduh menyertakan bukti akurat sehingga dapat diambil tindakan.
 
"Untuk DPT Madiun sudah ditandai jika ada yang ganda," katanya menanggapi tentang verifikasi data DPT Madiun.
 
Sementara itu, ketika disinggung tentang keterbukaan DPT, ia menjelaskan KPU sudah cukup terbuka mengenai daftar pemilih untuk pilpres, dan mengaku telah menginstruksikan KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk menyerahkan salinan DPT ke tim kampanye pasangan capres dan cawapres.
 
"Di Jatim sudah diberikan salinan DPT kepada tim kampanye. Kita sudah instruksikan agar salinan itu diberikan," ujarnya.
 

Pada 31 Mei, KPU menetapkan jumlah pemilih tetap untuk pilpres adalah 176 juta, kemudian mengeluarkan surat keputusan yang menyebutkan ada penambahan sekitar 25 ribu pemilih dalam DPT. (ANTARA) 

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Polres Sikka Gantung Tiga Kasus Korupsi
  • Komunitas YSAI UPN Jogya Tanam Pohon Cemara
  • Mahasiswa HI-FISIP UPN Jogya gelar Diskusi ..
  • Dua terdakwa Pembunuh Rm Fautinus, Tunggu ..
  • APIK Pertanyakan Batas Hutan Lindung Oelbesak
  • Camat Perlu Mendapat Pembinaan
  • Son Pake Helm...
  • Warga Belo Minta Bangun Poskamling
  • Keracunan Ikan, 3 Tewas
  • APTI NTT Gelar Talk Show
  • BP Pemuda GMIT Horeb Gelar Lomba CCA
  • Cagar Alam Hutan Mutis Mulai Terancam
  • Gerson Yonathan Thonak, Jadi PNS Terlalu ..
  • Meriah, Konser Ruth Sahanaya
  • ChildFund Hijaukan Tiga Mata Air di Flores ..
  • Messi Dipuji Kawan dan Lawan
  • 13 Parpol Daftarkan Venus di KPUD Ngada
  • Kampung
  • Adoe: Kami Tidak Menembak
  • Warga Manulai II Ditikam di Jalur 40
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved