• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Nasional
Nasional
Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
Dok Pos Kupang

Habibie
Kamis, 2 Juli 2009 | 18:44 WITA

Jakarta, POS KUPANG.Com - Mantan Menteri Pariwisata di era Presiden BJ Habibie, Marzuki Darusman, dalam buku yang baru diluncurkannya "Kekacauan Negara di Tengah Presiden Ketiga dan Keempat," menyebutkan Habibie pernah mengumpat Soeharto karena Presiden Kedua RI ini meragukan kemampuannya.

"Bapak kurang ajar," demikian hardikan Habibie kala itu kepada Presiden Soeharto yang menjadi atasannya selama puluhan tahun, seperti dituturkan Marzuki, Kamis (2/7/2009)
 
Pada bagian II buku tersebut, Marzuki Darusman menulis sisi lain di balik suksesi 1998 dari Presiden Soeharto kepada wakilnya, BJ Habibie.
 
Disebutkan, Soeharto nekat melanjutkan pemerintahannya dan menilai wakilnya (Habibie) tidak bisa mengatasi krisis ekonomi dan politik yang sedang melanda Indonesia saat itu.
 
"Kalau saya berhenti sekarang, apa wakil saya itu bisa," demikian penuturan Presiden Soeharto kepada sejumlah tokoh nasional yang dipimpin Nurcholis Majid saat menemui salah satu orang terkuat Asia itu di Jalan Cendana.
 
Penilaian miring Soeharto itu akhirnya didengar Habibie. Dan setelah diberitahukan oleh Tanri Abeng, Habibie marah dan langsung menemui Soeharto di Cendana hingga kata "kurang ajar" keluar dari mulutnya.
 
Buku yang diterbitkan Dian Rakyat dan diluncurkan, Kamis, di Istora Senayan, Jakata itu memang mengungkap sisi lain dibalik suksesi kepemimpinan nasional pada 1998.
 
Marzuki mengatakan buku yang ditulisnya tersebut bersifat fiksi, namun bisa juga dinilai realita karena diangkat dari fakta sejarah yang tidak semua orang mengetahuinya.
 
"Hal yang ingin diangkat dalam buku ini adalah pesan moral bahwa semua manusia memiliki derajat yang sama. Presiden adalah manusia, Menteri juga manusia. Semua manusia punya kekurangan. Dalam kekurangan itu kita dituntut saling menghargai, bukan untuk saling menghujat," kata Menteri Kehutanan era Abdurahman "Gus Dur" Wahid ini.
 
Hadir dalam acara peluncuran buku Marzuki Usman, dua mantan Menteri di era kepemimpinan Presiden BJ Habibie yaitu Malik Fadjar dan Tanri Abeng.
 
Malik Fadjar yang mantan Menteri Agama saat itu mengakui rumahnya pernah digunakan untuk rapat 14 orang menteri yang mengundurkan diri dari kabinet Soeharto.
 
Ia mengungkapkan, pengunduran diri Soeharto bukan semata lantaran mundurnya 14 Kabinet Pembangunan VII, namun karena banyak aspek terutama tekanan politik dan ekonomi yang semakin mempersulit kondisi negara.
 
Sedangkan Tanri Abeng mengaku mendengar langsung ucapan Presiden Soeharto yang kurang mempercayai kemampuan Habibie dalam memimpin negara.
 

"Saya dengar sendiri kesan Pak Harto terhadap Pak Habibie," kata Abeng. (ANTARA) 

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Hahahahah pinter juga yah alm. Soeharto, dan ternyata dia bener loh satu pulau dilepaskan dan banyak lagi hal2 dia yang ngga becus walaupun katanya jebolan Jerman cum laude, mana pesawat aja gagal maning gagal maning mending bikin sepeda motor aja pak habibie. Lebih mudah tapi banyak yang beli, jadi bapak ngga usah pikir susah2 balik modal dijamin pak daripada hilang pulau

Posted by: weby | Senin, 6 Juli 2009 | 08:09 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • SBY Minta Hasil Kunjungan ke LN ..
  • ICW Latih Masyarakat Sumba
  • Habibie: Daya Saing Ditentukan Teknologi
  • 135 Karyawan PT SGS Keracunan Makanan
  • Nenek Renta Itu Berubah Jadi Kodok
  • Juwita Bahar Kabur
  • Polisi Tembak Mati Teroris Langkahi Hakim
  • Kelompok Nusa Hijau Sulit Pasarkan Kompos
  • Kayu Putih Fokus Pembangunan Fisik
  • Naikolan Butuh Puskesmas Rawat Inap
  • Mahasiswa Pembuat Rusuh di Oesapa Dipecat
  • ICW Latih Masyarakat Sumba Riset Aksi ..
  • Akbar : Kemenangan Pasus Century Perlu ..
  • Megawati Keliling Indonesia Timur Hadiri ..
  • Pelayanan Air Bersih di Waikabubak (3)
  • Jampidsus : Hentikan Kasus KBRI Thailand
  • Kejagung Belum Sentuh Mantan Menlu NHW
  • LPMP NTT Gelar Rakor Hadapi UN
  • BK Terima Pengaduan Anggota Dewan ..
  • Pecat Mahasiswa Pembuat Rusuh di Oesapa
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved