• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Nasional
Nasional
400 TKI di Yordania akan Dipulangkan
Kamis, 2 Juli 2009 | 20:52 WITA

Jakarta, POS KUPANG.Com - Lebih dari 400 tenaga kerja Indonesia bermasalah yang ada di Yordania akan dipulangkan ke Tanah Air pertengahan Juli ini setelah Pemilihan Presiden.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania, Zainulbahar Noor, di Kantor Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jakarta, Kamis, mengatakan, para TKI yang akan dipulangkan itu adalah mereka yang masuk secara ilegal, korban penyiksaan, tinggal melewati batas, terjerat kasus hukum, dan melarikan diri dari majikannya.
 
"TKI yang dipulang tahap selanjutnya nanti sudah mendapat persetujuan pemerintah Kerajaan Yordania, tanpa membayar denda," kata Zainulbahar ketika mendampingi 24 TKW bertemu dengan Menakerstrans Erman Suparno.
 
Sementara Menakertrans mengatakan, untuk memberikan perlindungan kepada TKI kedepan, pemerintah Indonesia dan Yordania telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai payung hukum melindungi kepentingan masalah TKI. 
 
Perjanjian itu di antaranya kemudahan dalam pengurusan visa, gaji yang sesuai standar, hak cuti dan libur.
 
"Jadi kedepan penempatan dan perlindungan tenaga kerja di Yordan kita bisa berjalan dengan baik," katanya.
 
Sedangkan seorang TKW asal Nusa Tenggara Barat, Bidri Sahdan, mengaku keinginannya pulang ke Tanah Air karena telah menjadi korban kekerasan oleh majikannya.
 
"Saya sempat di rawat di rumah sakit setempat dan tangan serta bagian tubuh lainnya masih ada bekas siksaan," katanya yang sudah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Yordania sudah lebih lima tahun ini.
 
Dia mengatakan, ingin bekerja di tempat asal saja serta berkumpul dengan keluarga, dan tidak ingin kembali bekerja ke salah satu negara terkaya di Timur Tengah itu.
 
"Biar tujuh turunan saya tidak akan bekerja ke sana (Yordan) lagi," katanya dengan perasaan marah.
 
Para TKW yang di pulangkan tahap pertama itu segera dikembalikan ke daerah masing-masing di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, dan Jawa Tengah.

(ANTARA) 

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Meriah, Konser Ruth Sahanaya
  • Ribuan Pendukung Sambut Johny Odjan-Ludin ..
  • Tak Ada Merger ke Daerah Induk
  • Paket PDIP Manggarai Belum Aman
  • Unflor dan Unipa Kupas Pariwisata Flores
  • Murah, Bawang Bombai di Kapan
  • Memprihatinkan, Jalan Menuju Mutis
  • Target Obama Bangun Pangkalan Militer
  • Icon+ Harus Penuhi Janji
  • Densus Intai Rumah Maruto
  • BLT Masih Dibutuhkan
  • Koperasi Sehat Bisa Masuk BEI
  • Sapi NTT Lebih Murah
  • Ganteng tapi Loyo
  • Persib ke Posisi 4 Besar
  • Persinggahan Bocah Indigo
  • Elegi Tambang
  • Ferrari Berjaya di GP Bahrain
  • Anak Terlantar Indonesia Capai 5,4 Juta
  • Ngurah Rai Akan Ditutup Satu Jam untuk Obama
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved