• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Internasional
Internasional
Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
i.treehugger.com

Pesawat Air New Zealand
Kamis, 9 Juli 2009 | 00:30 WITA

SEBELUM pesawat lepas landas, para penumpang biasanya disuguhi pertunjukan yang penting namun membosankan: peragaan prosedur keselamatan dari awak kabin.

Namun, maskapai Air New Zealand dari Selandia Baru kini menemukan cara unik untuk membuat prosedur keselamatan menjadi peragaan yang menarik untuk ditonton: semua pemerannya tidak memakai baju.
 
Agar tontonan lewat layar video itu tidak menjadi film porno, tubuh pemeran dicat menyerupai seragam pramugari, pramugara dan pilot Air New Zealand. Dengan demikian, tayangan itu membuat para penumpang penasaran yang otomatis membuat mereka menyimak prosedur mengenakan sabuk pengaman dan memakai masker saat tekanan udara di dalam kabin pesawat berkurang.
 
Tayangan yang diperangkan pemeran yang cantik, sintal dan ganteng itu ternyata mendapat sambutan besar. Pada Jumat pekan lalu, 3 Juli 2009, jumlah pengunjung video prosedur keselamatan penumpang ala Air New Zealand itu sudah diklik 1,2 juta pengunjung di laman Youtube. Padahal video itu baru empat hari ditayangkan.
 
Dalam tayangan video berjudul "The Bare Essentials of Safety" itu tiga awak kabin dan seorang pilot memperagakan sejumlah prosedur keselamatan di pesawat dengan hanya mengenakan sepatu. Tubuh mereka rupanya sudah dicat sedemikian rupa sehingga menyerupai seragam. Bahkan, tubuh seorang pemeran pramugari dicat seolah-olah dia mengenakan selendang di bagian leher.
 
Tayangan video berdurasi 3 menit 28 detik itu dibuat secara apik sehingga tidak memperlihat bagian vital para pemeran yang bisa menimbulkan kesan cabul.
 
"Menurut sulit untuk membuat orang tersenyum dan video ini memberi peluang untuk menarik perhatian banyak orang," kata pimpinan pemasaran Air New Zealand, Steve Bayliss.
 

Menariknya, para pemeran ternyata bukan aktor atau model profesional, melainkan staf Air New Zealand. (AP/Vivanews) 

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

tlng perhatikan jln raya d amfoang,,

Posted by: salfianus malirmasele | Selasa, 9 Februari 2010 | 12:18 WITA

LANJUTKAN.......... Lakukan Yang Terbaik Untuk Penumpang Apapun Caranya Yg Penting Selamat...

Posted by: Chandra | Selasa, 29 Desember 2009 | 11:33 WITA

hahae...bagus juga idenya..????kapanya d lakukan d indo....mga ja da biar lebih semangat ni...

Posted by: aldy | Selasa, 27 Oktober 2009 | 08:25 WITA

wah, itu mah bukan menyelamatkan penumpang tapi menjerumuskannya, hehe...

Posted by: hb yayad | Jumat, 10 Juli 2009 | 13:11 WITA

indonesia kapan buat seperti itu? jangankan di sensor... terbuka sdikit saja dianggap tindak pidana. haha

Posted by: Heru | Kamis, 9 Juli 2009 | 16:01 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • TransNusa Tawarkan Paket 3 In 1
  • Program BLT Dihentikan Sementara
  • Bawa Mereka Keluar...
  • Puskopdit Swadaya Utama, Terbesar Ketiga di ..
  • Ratusan Korban Tewas Gempa Tercatat Sebagai ..
  • 2010, Pemerintah Targetkan 30.000 Unit ..
  • 17 Wanita Korban Trafficking Akan Dipulangkan
  • Sehari Dua Nasabah BCA Dirampok
  • SBY Minta Hasil Kunjungan ke LN ..
  • ICW Latih Masyarakat Sumba
  • Habibie: Daya Saing Ditentukan Teknologi
  • 135 Karyawan PT SGS Keracunan Makanan
  • Nenek Renta Itu Berubah Jadi Kodok
  • Juwita Bahar Kabur
  • Polisi Tembak Mati Teroris Langkahi Hakim
  • Kelompok Nusa Hijau Sulit Pasarkan Kompos
  • Kayu Putih Fokus Pembangunan Fisik
  • Naikolan Butuh Puskesmas Rawat Inap
  • Mahasiswa Pembuat Rusuh di Oesapa Dipecat
  • ICW Latih Masyarakat Sumba Riset Aksi ..
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved