• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / REGIONAL NTT / Flobamorata
Flobamorata
37 Ribu Anak di Ende Tidak Tercatat
Jumat, 6 November 2009 | 14:52 WITA

ENDE, Pos Kupang Com -- Sebanyak 37.407 anak di Kabupaten Ende tidak tercatat di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Mereka belum memiliki akte kelahiran sebagai bukti administrasi yang menyatakan kelahiran seseorang.

Sejak tahun 2008 Pemkab Ende telah membelakukan akte kelahiran gratis bagi anak usia 0 hingga 17 tahun. Namun sampai saat ini baru 10.322 anak yang telah terdaftar di Catatan Sipil Kabupaten Ende dari jumlah keseluruhan anak sebanyak 44.729 orang. Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Capil Kabupaten Ende, Muhamad Saleh Tamrin, S.H mengatakan itu di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2009). Dia mengatakan, masih banyak anak di Kabupaten Ende yang belum memiliki akte kelahiran. Hal ini disebabkan lemahnya kesadaran orangtua mengurus akte anaknya. Sesuai aturan, setiap anak yang dilahirkan harus secara resmi didata dan dikeluarkan akte kelahiran sebagai bukti administrasi kelahiran. "Mungkin masyarakat belum tahu soal akte kelahiran gratis itu, atau mungkin belum paham. Karena itu, kami akan terus sosialisasi kepada masyarakat dan yang saat ini kami lakukan adalah menempatkan baliho di tempat strategis di Kota Ende yang isinya mengajak masyarakat mengurus akte kelahiran. Dengan adanya baliho itu, masyarakat diharapkan bisa paham dan dapat segera mengurus akte kelahiran," jelasnya. Tamrin didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pencatatan, Agustinus Mbatama, mengatakan, mengurus akte kelahiran adalah kewajiban dan tanggung jawab orangtua. Sebab akte kelahiran akan sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan anak, seperti saat mengakses pendidikan dan lain-lain. "Pada saat sosialisasi di Pulau Ende, saya katakan bahwa akte kelahiran penting bagi orang yang hendak menuaikan ibadah haji . Dulu mungkin hanya KTP saja namun sekarang harus dilengkapi akte kelahiran. Begitupun dengan kaum biarawan, misalnya pastor atau suster yang hendak ke luar negeri harus dilengkapi akte kelahiran, kalau tidak pemerintah tidak bisa mengeluarkan paspor," kata Tamrin. (romualdus pius)

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • 3.000 Lilin Semarakkan Imlek
  • PadoA Menghentak Pulau Dewata
  • PDI-P: 70 Indikasi Pelanggaran Kasus Skandal ..
  • George Korban Politik Catenaccio SBY
  • MPR-ND Sinergikan Empat Pilar Bangsa
  • Jurusan Studi Pembangunan FE Unwira Jalin ..
  • Penyakit Jantung Masih Jadi Pembunuh Utama
  • Lulusan PGRI Agar Menanam Pohon
  • PER(a)S
  • DBD di Sikka: Jangan Ada Korban, Baru ..
  • Tiga Tersangka Puskesmas Roga Ditahan Jaksa
  • Brimob Tangkap 13 Penjudi
  • NTT Tuan Rumah Sarung Tinju Emas 2011
  • Pilkada Flores Timur: Belasan Paket Belum ..
  • Fary Luncurkan Rumah Rakyat Indonesia Raya
  • Pekerja Anak Harus Kembali ke Sekolah
  • KPID Tertibkan Izin Siar
  • Petani Oebelo Baru Mulai Tanam Padi
  • Di Pasar Oebobo, Saluran Buntu
  • Pasar Kuanino Makin Bersih
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Erni Manuk Ditangkap
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Ada Luka di Bagian Sensitif Manohara
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved