Senin, 8 Februari 2010 | 11:25 WITA
SETELAH dibangun kios, penataan pelataran parkir dan pembangunan los, wajah Pasar Kuanino semakin bersih. Kondisi ini membuat aktivitas pedagang dan penjual di tempat itu semakin nyaman.
"Kondisi sekarang ini berbeda dengan pasar yang dulu. Sekarang kalau datang belanja, tidak perlu takut kena lumpur karena di sekitarnya sudah ada semen. Selain itu juga sudah ada got air, jadi air limbah tidak tergenang. Juga di dalam pasar ini menjadi lebih terang karena tidak ada bangunan di bagian depan pasar," kata Yuninda Lulan, pembeli tetap di Pasar Kuanino saat ditemui, Minggu (7/2/2010).
Ibu Ita menjelaskan, perbedaan sekarang adalah para pedagang ikan sudah berjualan di bagian belakang pasar sehingga tidak berjualan di bagian depan atau badan jalan. Dengan berjualan di bagian belakang maka air dari ikan juga tidak mengotori pasar lagi.
Bersihnya Pasar Kuanino juga diapresiasi Komisi B DPRD Kota Kupang saat melakukan kunjungan kerja, Jumat (5/2/2010).
Anggota Dewan menemui kondisi Pasar Kuanino lebih baik dari pasar lainnya. Sampah tidak dibuang sembarang serta tempat parkir juga lebih baik.
Namun pada saat memeriksa bangunan los berupa kios, anggota DPRD Kota Kupang, Tellenmark Daud mendapati kalau kunci yang digunakan untuk pintu kios tidak berkualitas karena mudah patah dan mudah dibuka dari luar.
"Kualitas kunci tidak bagus, sehingga harus diganti dengan kunci yang baik. Lihat saja, baru tarik begini saja sudah rusak," kritik Daud sambil menunjukan kunci kepada Asisten II Sekda Kota Kupang, Ir. Thomas Jansen Ga, MM.
Selain itu, lanjutnya, plafon yang ada sekarang ini juga harus dibongkar. Menurut Daud, kontraktor yang mengerjakannya tidak memperhatikan kondisi tripleks yang digunakan. Tripleks tersebut dipaksa untuk dicat pada waktu keadaan basah sehingga hasilnya tidak bagus.
Daud menyarankan agar plafon itu harus diganti dengan tripleks yang baru karena akan cepat rusak.
Sedangkan anggota Dewan lainnya, Djainudin, Isidorus serta ketua Komisi B, Petrus K Matutina menilai pembangunan drainase di pasar tidak bagus.
"Tidak tahu kemiringannya seperti apa sehingga sekarang ini saja air tergenang di drainase. Pak Asisten, tolong lihat ini dan minta kontraktor untuk memperbaikinya," kata Matutina. (ira)