/ Home / Kupang News / Kupang Plus /
hermina pello
Di Pasar Oebobo, Saluran Buntu
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Saluran di Pasar Oebobo tanpa bak penampung dan peresapan. Gambar diambil, Jumat (5/2/2010).
Senin, 8 Februari 2010 | 11:27 WIB

Selain dua gedung, juga dibangun los pasar dengan meja dari semen yang dilapisi keramik putih serta pembangunan los kios.

Los pasar juga dilengkapi drainase melalui depan los kios menuju ke samping gedung untuk lokasi ikan dan daging. Saluran berhenti di dekat badan jalan. Namun tidak terdapat tempat untuk penampungan air atau peresapan air.

Saluran buntu, tidak ada penampungan dan peresapan air disoroti Komisi B DPRD Kota Kupang saat meninjau Pasar Oebobo, Jumat (5/2/2010).

Hadir Ketua Komisi B, Petrus K Matutina, Jeri Anthon Pingak, Isidorus Lilijawa, Tellenmark Daud, Djainudin, Janlif Tratus Bullu, Frans Fanggi, Kardinad Kalelena dan Pieter Herewila.

Isidorus Lilijawa menanyakan saluran yang tidak memiliki tempat peresapan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, John Hermanus yang juga hadir saat itu.

"Kalau saluran seperti ini, maka air limbah dari pasar ini pasti akan mengalir ke jalan karena tidak ada tempat peresapan. Pada akhirnya warga juga yang akan mengalami kesulitan. Seharusnya pembangunan pasar memperhatikan tempat peresapan. Harusnya ada koordinasi dengan instansi teknis untuk hal-hal seperti ini," kritik Lilijawa.

Hermanus mengakui, saluran tersebut tidak memiliki pembuangan. "Ya, pasti air akan mengalir ke badan jalan. Nanti pada tahun 2010 ini akan kami upayakan untuk saluran peresapan atau penampungannya," katanya.

Hermanus menjelaskan, Pasar Oebobo akan menjadi pasar contoh di Kota Kupang. Setelah bangunan ini selesai masa pemeliharaan maka akan diserahkan kepada PD Pasar untuk dikelola.

Dia mengungkapkan, nama-nama pedagang yang dulunya berjualan di lokasi tersebut sudah ada di PD Pasar sehingga diharapkan mereka akan diakomodir oleh PD Pasar untuk berjualan di lokasi yang baru.

Asisten II Sekda Kota Kupang, Ir. Thomas J Ga, MM menjelaskan, bangunan sudah selesai dikerjakan tetapi masih menunggu instalasi listrik karena sampai saat ini listrik belum ada.

Menyangkut pembangunan lainnya di Pasar Oebobo, Ga menjelaskan, di bagian depan pasar akan dibangun ruko lantai dua. (ira)



 

Dibaca 106 kali  |  Dikomentari 2 kali
<< Awal < Sebelumnya | 1 dari 1 Halaman Komentar | Selanjutnya > Akhir >>

si PasUKaN kUNINg ngpaEN aZA sEh...., truzz pra peNgLoLa pZAr jg shaRuznya mMprhtikan hL itu jg DonK...., kLo kyak gNE,kN LimBAhnYA akN mNGaLir ke bdAn jlAn..., dAn nNtinya, warga sqtar jg yg krepoTan....,

Komentar Oleh: putri yaumil | Senin, 8 Februari 2010 | 13:57 WIB

si PasUKaN kUNINg ngpaEN aZA sEh...., truzz pra peNgLoLa pZAr jg shaRuznya mMprhtikan hL itu jg DonK...., kLo kyak gNE,kN LimBAhnYA akN mNGaLir ke bdAn jlAn..., dAn nNtinya, warga sqtar jg yg krepoTan....,

Komentar Oleh: putri yaumil | Senin, 8 Februari 2010 | 13:57 WIB

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Bayi Dimutilasi
Galeri POS KUPANG
Bayi Dimutilasi
more on galeri foto
Jumat, 3 September 2010 | 09:45 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 12:16 WIB
Rabu, 1 September 2010 | 10:31 WIB
Selasa, 31 Agustus 2010 | 21:45 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 | 16:33 WIB