• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG NEWS / Kupang Plus
Kupang Plus
Di Pasar Oebobo, Saluran Buntu
POS KUPANG/HERMINA PELLO

Saluran di Pasar Oebobo tanpa bak penampung dan peresapan. Gambar diambil, Jumat (5/2/2010).
Senin, 8 Februari 2010 | 11:27 WITA

KUPANG, POS KUPANG, Com -- Pembangunan dua gedung di Pasar Oebobo sebagai tempat penjualan ikan dan daging, dilengkapi saluran pembuangan limbah tapi buntu. Selain itu, tidak ada bak penampung/peresapan air.

Selain dua gedung, juga dibangun los pasar dengan meja dari semen yang dilapisi keramik putih serta pembangunan los kios.

Los pasar juga dilengkapi drainase melalui depan los kios menuju ke samping gedung untuk lokasi ikan dan daging. Saluran berhenti di dekat badan jalan. Namun tidak terdapat tempat untuk penampungan air atau peresapan air.

Saluran buntu, tidak ada penampungan dan peresapan air disoroti Komisi B DPRD Kota Kupang saat meninjau Pasar Oebobo, Jumat (5/2/2010).

Hadir Ketua Komisi B, Petrus K Matutina, Jeri Anthon Pingak, Isidorus Lilijawa, Tellenmark Daud, Djainudin, Janlif Tratus Bullu, Frans Fanggi, Kardinad Kalelena dan Pieter Herewila.

Isidorus Lilijawa menanyakan saluran yang tidak memiliki tempat peresapan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, John Hermanus yang juga hadir saat itu.

"Kalau saluran seperti ini, maka air limbah dari pasar ini pasti akan mengalir ke jalan karena tidak ada tempat peresapan. Pada akhirnya warga juga yang akan mengalami kesulitan. Seharusnya pembangunan pasar memperhatikan tempat peresapan. Harusnya ada koordinasi dengan instansi teknis untuk hal-hal seperti ini," kritik Lilijawa.

Hermanus mengakui, saluran tersebut tidak memiliki pembuangan. "Ya, pasti air akan mengalir ke badan jalan. Nanti pada tahun 2010 ini akan kami upayakan untuk saluran peresapan atau penampungannya," katanya.

Hermanus menjelaskan, Pasar Oebobo akan menjadi pasar contoh di Kota Kupang. Setelah bangunan ini selesai masa pemeliharaan maka akan diserahkan kepada PD Pasar untuk dikelola.

Dia mengungkapkan, nama-nama pedagang yang dulunya berjualan di lokasi tersebut sudah ada di PD Pasar sehingga diharapkan mereka akan diakomodir oleh PD Pasar untuk berjualan di lokasi yang baru.

Asisten II Sekda Kota Kupang, Ir. Thomas J Ga, MM menjelaskan, bangunan sudah selesai dikerjakan tetapi masih menunggu instalasi listrik karena sampai saat ini listrik belum ada.

Menyangkut pembangunan lainnya di Pasar Oebobo, Ga menjelaskan, di bagian depan pasar akan dibangun ruko lantai dua. (ira)



 

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

si PasUKaN kUNINg ngpaEN aZA sEh...., truzz pra peNgLoLa pZAr jg shaRuznya mMprhtikan hL itu jg DonK...., kLo kyak gNE,kN LimBAhnYA akN mNGaLir ke bdAn jlAn..., dAn nNtinya, warga sqtar jg yg krepoTan....,

Posted by: putri yaumil | Senin, 8 Februari 2010 | 13:57 WITA

si PasUKaN kUNINg ngpaEN aZA sEh...., truzz pra peNgLoLa pZAr jg shaRuznya mMprhtikan hL itu jg DonK...., kLo kyak gNE,kN LimBAhnYA akN mNGaLir ke bdAn jlAn..., dAn nNtinya, warga sqtar jg yg krepoTan....,

Posted by: putri yaumil | Senin, 8 Februari 2010 | 13:57 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • 45 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri ..
  • Mesin Rental Atasi Listrik Jelang Jumat ..
  • Obama Tunda Kunjungan ke Indonesia
  • Prioritas KB Untuk Klinik Swasta dan ..
  • Badai Matahari 2012 Bukan Penyebab Kiamat
  • Mulus Lebihi Syarat Jumlah Kursi DPRD
  • Paket PDIP Manggarai Belum Aman
  • Manggana-Praing Resmi Mendaftar di KPU
  • Rokok Haram, Ribuan Petani Tembakau Kolaps
  • Lamahala-Horowura Kakak-Adik
  • Menyingkap Kasus Judi di Belu (1)
  • SBY Diminta Lebih Aktif Berantas Teroris
  • Polisi Bersenjata Kawal Mangan Ilegal
  • 39 Kios di Pasar Oesao Terbakar
  • Ada Ulama Restui Aksi Teroris
  • Para Atheis Kumpul Bahas Islam dan Terorisme
  • Erni Manuk dan Bambang Dituntut 20 Tahun ..
  • Jaksa Tolak Tangguhkan Penahanan Tersangka
  • Lima Kamar Kos di Kayu Putih Terbakar
  • PDI-P Kehilangan Roh sebagai Partai Rakyat
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved