• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / POS KUPANG SPORT / X-tra Sport
X-tra Sport
NTT Tuan Rumah Sarung Tinju Emas 2011
DMWS/ZACKY WAHYUDI FAGIH

Sekretaris Siwo PWI NTT, Sipri Seko menyerahkan surat kesediaan NTT menjadi tuan rumah Sarung Tinju Emas (STE) 2011 dan Rakernas SIWO PWI 2011, kepada Ketua SIWO PWI Pusat, Raja Parlindungan Pane, saat Rakernas SIWO PWI di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sabtu (6/2/2010).
Senin, 8 Februari 2010 | 12:27 WITA

PALEMBANG, POS KUPANG. com -- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (6/2/2010), yang diikuti wartawan olahraga dari seluruh Indonesia, memutuskan NTT menjadi tuan rumah kejuaraan nasional Sarung Tinju Emas (STE) 2011. Siwo PWI Pusat akan menyurati PB Pertina atas penetapan tersebut.

 

Dalam Rakernas yang dipandu Ketua Siwo PWI Pusat, Raja Parlindungan Pane, dibahas tiga agenda utama, yakni penetapan tuan rumah Rakernas 2011, tuan rumah Porwanas 2013 dan membuat rekomendasi kepada Presiden RI tentang upaya menyelamatkan prestasi sepakbola Indonesia.

Saat penetapan tuan rumah Rakernas PWI, lima daerah, NTT, Jawa Timur, Jawa Barat, Bangka Belitung (Babel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajukan diri menjadi tuan rumah. Kelima daerah ini mempresentasekan kesiapannya kepada peserta rakernas. NTT diwakili Sekretaris Siwo PWI NTT, Sipri Seko. Usai presentase, lima calon tuan rumah melakukan pertemuan terbatas. Babel, karena wilayah Sumatera sudah pernah menjadi tuan rumah, langsung gugur. Sedangkan Jatim dan Jabar gugur karena akan menjadi calon tuan rumah Porwanas XI. Dengan demikian tinggal NTT dan Sultra yang masuk nominasi. NTT mengajukan penawaran, yakni siap mundur jadi calon tuan rumah Rakernas Siwo, asalkan menjadi tuan rumah STE 2011. Lima kandidat tersebut menyepakatinya, sehingga Sultra langsung ditetapkan menjadi tuan rumah Rakernas Siwo PWI 2011.

Menanggapi hasil musyawarah tersebut, Raja Parlindungan Pane mengatakan siap mendukung NTT. "Siwo PWI Pusat berjanji dalam forum rakernas yang terhormat ini untuk menemui PB Pertina agar NTT menjadi tuan rumah STE 2011. Memang sudah saatnya Siwo ambil alih STE, karena sejak beberapa tahun terakhir ini penyelenggaraannya tidak konsisten. Saat ketemu PB Pertina, kami akan minta komitmen mereka terhadap STE agar Siwo mengambil sikap," ujar Raja Pane.

Pada agenda penetapan tuan rumah Porwanas XI 2013, Jawa Timur, Jawa Barat dan Papua ditetapkan menjadi calion tuan rumah. "Tim dari Siwo PWI Pusat masih harus melakukan verifikasi terhadap kesiapan menjadi tuan rumah. Calon tuan rumah harus menyerahkan surat dukungan dari PWI setempat, pemerintah setempat dan mempresentasekan kesiapannya kepada PWI Pusat. Paling lambat tahun depan sudah ada penetapan," kata Raja Pane.

Saat agenda sikap wartawan olahraga Indonesia terhadap sepakbola nasional, Kesit Handoyo (DKI Jakarta/PSSI Pusat), Munir (Jatim/Sekum Persebaya), Rocky (Papua), Sipri Seko (NTT/PSSI NTT) dan Taufik (Sulsel) mempresentasekan pandangannya tentang sikap wartawan olahraga terhadap sepakbola Indonesia. Kelima wakil wartawan olahraga ini kemudian diminta untuk menjadi tim perumus rekomendasi. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan adalah, PSSI harus segera mengidentifikasi masalah, reformasi total kepengurusan dan manajemen, perekrutan atlet harus di seluruh Indonesia, mafia perwasitan harus dibasmi dan dukungan dana dari pemerintah untuk pembinaan.

"Pembuatan rekomendasi ini atas permintaan Presiden RI kepada PWI Pusat. Jadi ini tidak ada maksud untuk mengintervensi PSSI," kata Raja Pane. (eko)

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Bawa Mereka Keluar...
  • Puskopdit Swadaya Utama, Terbesar Ketiga di ..
  • Ratusan Korban Tewas Gempa Tercatat Sebagai ..
  • 2010, Pemerintah Targetkan 30.000 Unit ..
  • 17 Wanita Korban Trafficking Akan Dipulangkan
  • Sehari Dua Nasabah BCA Dirampok
  • SBY Minta Hasil Kunjungan ke LN ..
  • ICW Latih Masyarakat Sumba
  • Habibie: Daya Saing Ditentukan Teknologi
  • 135 Karyawan PT SGS Keracunan Makanan
  • Nenek Renta Itu Berubah Jadi Kodok
  • Juwita Bahar Kabur
  • Polisi Tembak Mati Teroris Langkahi Hakim
  • Kelompok Nusa Hijau Sulit Pasarkan Kompos
  • Kayu Putih Fokus Pembangunan Fisik
  • Naikolan Butuh Puskesmas Rawat Inap
  • Mahasiswa Pembuat Rusuh di Oesapa Dipecat
  • ICW Latih Masyarakat Sumba Riset Aksi ..
  • Akbar : Kemenangan Pasus Century Perlu ..
  • Megawati Keliling Indonesia Timur Hadiri ..
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved