• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / REGIONAL NTT / Tirosa
Tirosa
Brimob Tangkap 13 Penjudi
POS KUPANG/EDY HAYONG

Para tersangka ketika memberikan keterangan kepada petugas jaga di pos penjagaan Mapolres Belu, Minggu (7/2/2010) malam.
Senin, 8 Februari 2010 | 12:34 WITA

ATAMBUA, POS KUPANG. com -- Tim khusus dari Brimobda Kompi A Belu, Sabtu (6/2/2010) sekitar pukul 23.00 Wita membekuk 13 penjudi kelas kakap. Delapan di antaranya adalah pengusaha terkenal di Atambua, sementara 4 pengusaha dari Kupang, 1 dari TTU. Salah satu penjudi yang diduga Kanit Buser Polres Belu, Aipda Soleman Kapitan, berhasil kabur dan hingga kini belum menyerahkan diri ke Mapolres Belu. Para tersangka sudah mendekam di Mapolres Belu.

 

 

 

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Markas Kotis Brimobda Kompi A Belu, menyebutkan, penyergapan para penjudi ini dilakukan, Sabtu (6/2/2010) sekitar pukul 23.00 Wita di gudang Toko Bahagia milik Yulius Mintura. Para tersangka sebagian merupakan pemain lama yang juga merupakan target operasi (TO).

Ke-13 tersangka yang ditangkap, yakni Roni Prasetio (Kupang), Hironimus Lay (Kupang), Aloysius Mintura (Atambua), Vinsensius Manek (Atambua), Trensius Lasakar (Atambua), Mikael Leo (Kupang), Alex Prasetio (Kupang), Jhon Lau (Kupang), Joni Gunawan (Kupang), Patrik Min Fernandes (Atambua), Yulius Mintura (Atambua), Paulus Jubun (Atambua) dan Hendro Liman Toni (Atambua).

Penggerebekan dipimpin Kanit Resmob, Bripka Antonio do Santos, bersama anggotanya Brigpol Chery Situmorang, Briptu Luan Bere, Briptu Avelino Fernandez, Briptu Hady Mulyono, Briptu Hendro Wibowo. Tim brimobda sejak Jumat (5/2/2010) sudah melakukan pemantauan, namun belum berhasil membekuk karena keburu bocor. Baru pada Sabtu (6/2/2010) sekitar pukul 23.00 Wita, tim brimobda berhasil masuk ke lokasi perjudian dan menangkap 13 tersangka. Salah satu tersangka yang diduga Kanit Buser, Aipda Soleman Kapitan, berhasil meloloskan diri dan belum menyerahkan diri ke Mapolres Belu.

Pantauan Pos Kupang, para tersangka sejak ditangkap Sabtu (6/2/2010) pukul 23.00 Wita sampai Minggu (7/2/2010) pukul 20.00 Wita diamankan di Markas Kotis Brimobda Belu. Hari Minggu (7/2/2010) pukul 20.15 Wita, para tersangka dikawal aparat brimob dihantar ke Mapolres Belu di bawah guyuran hujan.

Dari catatan petugas di pos Polres Belu terlihat dari 13 penjudi ini 8 di antaranya beralamat di Atambua, 5 lainnya dari Kupang dan 1 dari Kefamenanu. Barang bukti yang disita, yakni uang tunai Rp 210.550.000, satu pucuk senjata dengan 12 butir peluru yang diduga milik Kanit Buser, 11 handphone, 21 mata dadu, 1 kalkulator, 26 koin untuk kuru-kuru.

Kapolres Belu, AKBP Drs. Sugeng Kurniaji, ketika dikonfirmasi Pos Kupang mengaku belum mendapat laporan. "Belum ada laporan, silahkan cek ke kantor," tulis Kapolres Sugeng dalam pesan SMS.

Danki Brimob Kompi A Belu, Iptu Lazarus Neslaka, ketika ditemui di Kotis sekitar pukul 18.00 Wita Minggu (7/2/2010), mengatakan, pihaknya baru mau melaporkan kasus ini ke Kapolres Belu. Karena itu, Neslaka belum berani memberikan keterangan. (yon)

 

Roni Prasetio (Kupang)

Hironimus Lay (Kupang)

Aloysius Mintura (Atambua)

Vinsensius Manek (Atambua)

Trensius Lasakar (Atambua)

Mikael Leo (Kupang)

Alex Prasetio (Kupang)

Jhon Lau (Kupang)

Joni Gunawan (Kupang)

Patrik Min Fernandes (Atambua)

Yulius Mintura (Atambua)

Paulus Jubun (Atambua)

Hendro Liman Toni (Atambua).

Tersangka yang Ditangkap

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Salut dengan Brimob Belu...bebaskan kotaku dari mafia judi,..jangan lupa judi di mete orang mati dan minum mabu, untuk atambua lebuh maju..profisiat brimob Belu...

Posted by: Maternus Francis Laka | Rabu, 10 Februari 2010 | 19:43 WITA

Pertanyaannya : "Kok Kanit Buser berani ya BERJUDI, ditengah riuhnya teriakan Kapolres untuk BERANTAS JUDI (sebagai mitra Pemda dan pengayom masyarakat)..."..? Setiap saat (siang-malam) mobil Dalmas bergerilya apakah hanya sekedar cari tahu penyakit kemayarakatan, unjuk kuasa atau tunaikan kewajiban bernuansa formalitas? Tapi itu tidak penting. Yang penting adalah : DALMAS yg bergerilya, tetapi yang bisa tangkap adalah BRIMOB....... Bravo BRIMOB..

Posted by: Jack | Selasa, 9 Februari 2010 | 13:05 WITA

wahhh......semoga mereka diproses sesuai hukum yg berlaku. Namun yg memalukan ada keterlibatan aparat. Apakah Polisi akan berani memproses anggotanya yang terlibat? Berdasarkan pengalaman,beberapa kasus yg melibatkan aparat,biasanya lambat prosesnya. Lihat saja kasus alm.Paulus Usnaat yg sudah hampir 2 tahun,prosesnya blm selesai,itu karena ada keterlibatan aparat. Semoga polisi tidak saja fokus dengan warga sipil, tapi juga serius menangani keterlibatan anggotanya.

Posted by: nella | Selasa, 9 Februari 2010 | 09:25 WITA

wahhh......semoga mereka diproses sesuai hukum yg berlaku. Namun yg memalukan ada keterlibatan aparat. Apakah Polisi akan berani memproses anggotanya yang terlibat? Berdasarkan pengalaman,beberapa kasus yg melibatkan aparat,biasanya lambat prosesnya. Lihat saja kasus alm.Paulus Usnaat yg sudah hampir 2 tahun,prosesnya blm selesai,itu karena ada keterlibatan aparat. Semoga polisi tidak saja fokus dengan warga sipil, tapi juga serius menangani keterlibatan anggotanya.

Posted by: nella | Selasa, 9 Februari 2010 | 09:25 WITA

Profficiatbuat Pak Brimob.......Penyakit masyarakat yang bengini yang harus di tuntaskan......sekali lagi Profficiat..

Posted by: Paulus Ligo Lemba | Senin, 8 Februari 2010 | 15:20 WITA

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • SBY Minta Hasil Kunjungan ke LN ..
  • ICW Latih Masyarakat Sumba
  • Habibie: Daya Saing Ditentukan Teknologi
  • 135 Karyawan PT SGS Keracunan Makanan
  • Nenek Renta Itu Berubah Jadi Kodok
  • Juwita Bahar Kabur
  • Polisi Tembak Mati Teroris Langkahi Hakim
  • Kelompok Nusa Hijau Sulit Pasarkan Kompos
  • Kayu Putih Fokus Pembangunan Fisik
  • Naikolan Butuh Puskesmas Rawat Inap
  • Mahasiswa Pembuat Rusuh di Oesapa Dipecat
  • ICW Latih Masyarakat Sumba Riset Aksi ..
  • Akbar : Kemenangan Pasus Century Perlu ..
  • Megawati Keliling Indonesia Timur Hadiri ..
  • Pelayanan Air Bersih di Waikabubak (3)
  • Jampidsus : Hentikan Kasus KBRI Thailand
  • Kejagung Belum Sentuh Mantan Menlu NHW
  • LPMP NTT Gelar Rakor Hadapi UN
  • BK Terima Pengaduan Anggota Dewan ..
  • Pecat Mahasiswa Pembuat Rusuh di Oesapa
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved