• POS KUPANG.Com
  • POS KUPANG SPORT
  • SPIRIT NTT
  • TEENAGERS SPACE
  • Home
  • POS KUPANG NEWS
    • Kupang Watch
    • Kupang Plus
    • Kupang Crime
    • Polkam
    • Pro BISNIS
    • Nasional
    • Internasional
  • EDITORIAL
    • Kampungku
    • Salam
    • Beranda Kita
    • Opini
    • Tapaleuk
    • Pojok
  • REGIONAL NTT
    • Humaniora
    • Humbalorata
    • Flobamorata
    • Tirosa
    • Floresa
  • POS KUPANG MINGGU
    • Jendela Hati
    • Parodi Situasi
    • Puisi
    • Cerpen
    • Bianglala
    • Tamu Kita
    • Keluarga
    • Gaul
    • Bumi Kita
    • Community
    • Cerita Anak
  • LIFE STYLE
    • Buah Bibir
    • Cakrawala
    • Gossipi
  • Surat Pembaca
  • Blog
  • Archive
Google
/ Home / REGIONAL NTT / Humaniora
Humaniora
Penyakit Jantung Masih Jadi Pembunuh Utama
*Jangan Tergantung Pada Kemajuan Teknologi
Senin, 8 Februari 2010 | 13:11 WITA

KUPANG, POS KUPANG.Com--Penyebab kematian terbesar di dunia adalah penyakit jantung dengan presentase hampir 50 persen. Ini menunjukan penyakit jantung masih menjadi pembunuh utama pada manusia.

 

 

Demikian ahli Penyakit Jantung Kanan dari Singapura, dr. Jayaram Lingamanaicke pada Seminar Parkway Healt yang diselenggarakan oleh Klinik Keluarga Timor Medika Kupang di Hotel Sasando Kupang, Sabtu (6/1/2010)

Seminar yang menghadirkan juga pakar penyakit orthopaedic (tulang) juga dari Singpaura, dr. Jefrie Chew ini dipandu oleh moderator, dr. Ocktovio A Osorio Soares, M.Kes. Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, Marketing Manajer Parkway Health Singapore, Sulaiman Surip, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Dominggus Sarambu, para dokter umum dan spesialis dari berbagai rumah sakit dan klinik di Kota Kupang dan undangan lainya.

Lebih lanjut dr. Jayaram mengatakan Jantung memang bagian tubuh yang kecil tetapi memiliki pengaruh pada otot-otot lainya pada tubuh manusia. Gejala-gejala penyakit ini, katanya, antara lain dada serasa diremas-remas, kadang-kadang menjalar ke leher, tenggorokan, kadang menyebabkan sesak napas dan mual.

Menurutnya, masyarakat bisa menghindari diri dari penyakit ini dengan memulai hidup sehat seperti tidak merokok, banyak berolahraga. Teknologi kedokteran yang semakin canggih tidak menjamin bahwa segala jenis penyakit bisa disembuhkan dengan cepat. Untuk itu, perlu menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat.

Canggihnya teknologi kesehatan seperti di Singapore, seperti menyembuhkan penyakit jantung hanya dalam tempo waktu singkat tidak menjamin bahwa orang hanya akan bergantung pada teknologi saja. Tetapi memiliki kepribadian untuk membedakan mana yang baik dan sehat dan mana yang tidak," katanya.Sedangkan dr. Jeffrey Chew, menjelaskan tentang penyakit tulang yang sering melanda manusia di usia-usia tua.

Dr. Sref Bria Seran mengatakan, persoalan kesehatan merupakan urusan umat manusia secara global dan tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu, sekat administrasi seperti desa, camat, kabupaten, propinsi dan negara.

Di NTT, katanya, berbicara soal kesehatan dilihat dari segi sumber daya manusia (SM) sangat tidak cukup, yakni jumlahnya tidak cukup, jenis tenaga tidak cukup dan kualitas apalagi. Stef mengatakan, kegiatan Parkway Health ini sangat membantu masyarakat di NTT khususnya Kota Kupang untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan. Di NTT, pemerintah sudah melaksanakan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Bagi para dokter, katanya, ilmu pengetahuan terus berubah dan teknologi semakin canggih, sehingga diharapkan untuk terus belajar dan belajar dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Benang merah dalam seminar ini adalah Masyarakat hendaknya jangan hanya bersandar pada teknologi dalam mengatasi masalah kesehatan. Kemajuan teknologi yang semakin cepat saat ini tidak menjadi jaminan untuk mengatasi semua persoalan kesehatan. Masyarakat harus berkepribadian dan mulai melakukan pola hidup sehat.(nia)

Share on Facebook    Share on Twitter
Print Email

KOMENTAR

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA.

Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
  • Berita Terkini
  • Terpopuler

  • Polres Sikka Gantung Tiga Kasus Korupsi
  • Komunitas YSAI UPN Jogya Tanam Pohon Cemara
  • Mahasiswa HI-FISIP UPN Jogya gelar Diskusi ..
  • Dua terdakwa Pembunuh Rm Fautinus, Tunggu ..
  • APIK Pertanyakan Batas Hutan Lindung Oelbesak
  • Camat Perlu Mendapat Pembinaan
  • Son Pake Helm...
  • Warga Belo Minta Bangun Poskamling
  • Keracunan Ikan, 3 Tewas
  • APTI NTT Gelar Talk Show
  • BP Pemuda GMIT Horeb Gelar Lomba CCA
  • Cagar Alam Hutan Mutis Mulai Terancam
  • Gerson Yonathan Thonak, Jadi PNS Terlalu ..
  • Meriah, Konser Ruth Sahanaya
  • ChildFund Hijaukan Tiga Mata Air di Flores ..
  • Messi Dipuji Kawan dan Lawan
  • 13 Parpol Daftarkan Venus di KPUD Ngada
  • Kampung
  • Adoe: Kami Tidak Menembak
  • Warga Manulai II Ditikam di Jalur 40
  • Asuhan Bayi Baru Lahir dan Inisiasi Menyusui Dini
  • Foto Topless Britney Spears
  • Habibie Pernah Bilang Soeharto Kurang Ajar
  • Harga Tiket Pesawat Dari dan Ke NTT Naik
  • Pramugari Telanjang Demi Keselamatan Penumpang
  • Siapa Mau Lamar Wanita Kaya Raya Ini?
  • Perempuan Perkosa 10 Pria
  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Katolik?
  • Tunjangan Sertifikasi Guru Direalisasikan Awal Juli
  • Erni Manuk Jadi Tersangka
  • Pengumuman UN SMA/SMK Ditunda
  • Seranjang dengan Pacar Sejak Usia 11 Tahun
  • Obama Tepuk Lalat, SBY Nyemprot
  • Langkah Jitu Perkasa di Ranjang
  • Erni Manuk Ditangkap
  • 11.344 Siswa SMA NTT Tidak Lulus UN
  • Hentikan Kematian Ibu Bersalin dan Bayi di NTT
  • Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi
  • Bendahara KPUD Kupang Dipergok Berselingkuh
  • Tidak Heran SMA Mercusuar Lulus 100 Persen
Kanal: KOMPAS.com KOMPASbola KOMPASentertainment KOMPAStekno KOMPAStekno KOMPAScetak KOMPASforum Community KOMPASimages KOMPAStv
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
| About POS KUPANG | Pasang Iklan | Berlangganan |Privacy policy | Terms of use | Site Map | Contact Us | Statistik

©2010 POS KUPANG ONLINE — All rights reserved