Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) (Oleh drg. Iien Adriany, M.Kes; dr. Stefanus Bria Seran, MPH, Tim Revolusi KIA Dinkes Provinsi NTT-Mingguan SPIRIT NTT)
Spirit NTT Nomor 182 Tahun IV, Edisi 26 Oktober-1 November 2009
Kamis, 29 Oktober 2009 | 10:39 WITA

SEBAGAIMANA telah kami uraikan sebelumnya, kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Indonesia umumnya dan khususnya di Nusa Tenggara Timur masih jauh dari yang diharapkan, karena masih banyaknya ibu dan bayi yang meninggal dunia. Bahkan Indonesia memiliki angka kematian ibu tertinggi di ASEAN. Oleh karena itu, kesehatan ibu dan bayi baru lahir menjadi upaya prioritas dalam pelayanan kesehatan reproduksi.

Apa penyebab langsung kematian ibu? Penyebab langsung kematian ibu yang utama adalah perdarahan (40-50 persen), infeksi, eklamsia, partus lama dan aborsi yang terkomplikasi. Terjadinya komplikasi sulit diperkirakan sehingga sering muncul secara mendadak dan pertolongannya memerlukan tindakan yang tepat dan cepat (dalam waktu kurang dari dua jam) agar nyawa ibu dan janinnya dapat diselamatkan.

Faktor apa saja yang mempengaruhi kematian ibu hamil ?
Faktor utama yang paling banyak mempengaruhi kematian ibu hamil yaitu :
1. Masih banyak persalinan ditolong oleh dukun atau keluarga.
2. Masih banyaknya persalinan berlangsung di rumah, sehingga apabila terjadi komplikasi yang perlu dirujuk maka tidak cukup waktu untuk melakukan rujukan.
3. Derajat kesehatan ibu yang rendah pada saat hamil, bahkan terjadi sejak sebelum hamil, antara lain 50 persen ibu hamil menderita anemia, sekitar 30 persen berisiko karena kekurangan energi kronis, sekitar 65 persen ibu hamil dalam keadaan "empat terlalu", yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering dan terlalu banyak.
4. "Tiga terlambat" yaitu:

Terlambat dalam mengenali tanda bahaya dan mengambil keputusan di tingkat keluarga untuk mencari pertolongan yang berkualitas. Terlambat dalam mencapai fasilitas kesehatan dan
terlambat dalam mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat di fasilitas pelayanan.

Upaya apa yang bisa dilakukan untuk membuat ibu dan bayi selamat? Upaya yang dilakukan agar ibu dan bayi selamat adalah membawa semua ibu hamil bersalin ke fasilitas kesehatan yang memadai yang dikenal dengan "Strategi Revolusi KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)."

Agar semua ibu hamil bisa dibawa untuk bersalin pada fasilitas kesehatan yang memadai, maka diperlukan suatu perencanaan yang matang. Perencanan ini adalah salah satu kegiatan dari jejaring desa siaga, yaitu jejaring notifikasi.

Guna membantu ibu hamil dan keluarganya membuat perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi maka bidan di desa telah dibekali ketrampilan khusus dan stiker "Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi" atau lebih dikenal dengan "P4K" yang akan ditempel di tiap rumah yang salah satu anggota keluarganya sedang hamil.

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan stiker merupakan upaya terobosan percepatan penurunan angka kematian ibu. Melalui P4K dengan stiker yang ditempel di rumah ibu hamil, maka setiap ibu hamil akan tercatat, terdata dan terpantau secara tepat. Stiker P4K berisi data tentang nama ibu hamil, taksiran persalinan, penolong persalinan, tempat persalinan, pendamping persalinan, transport yang digunakan dan colon donor darah.

Dengan data dalam stiker, suami, keluarga, kader, dukun, bersama bidan di desa dapat memantau secara intensif keadaan dan perkembangan kesehatan ibu hamil, untuk mendapatkan pelayanan yang sesuai standar pada saat hamil, persalinan dan nifas, sehingga proses persalinan sampai dengan nifas termasuk rujukannya dapat berjalan dengan aman dan selamat, tidak terjadi kesakitan dan kematian ibu serta bayi yang dilahirkan selamat dan sehat.

* Manfaat
Manfaat P4K ini adalah terjalinnya kemitraan antara tenaga kesehatan, dukun dan masyarakat yang tinggal di sekitar ibu hamil. Dengan demikian maka komplikasi dapat tertangani secara dini, terpantaunya kesakitan dan kematian ibu serta yang paling penting adalah menurunnya kejadian kesakitan dan kematian ibu.


* Pelaksanaan

Di tingkat desa :
a. Memanfaatkan pertemuan bulanan tingkat desa antara bidan desa, kader, dukun, kepala desa, tokoh masyarakat untuk mendata jumlah ibu hamil yang ada di wilayah desa serta membahas dan menyepakati calon donor darah, transport dan pembiayaan (asuransi kesehatan masyarakat miskin, tabungan ibu bersalin).
b. Bidan di desa bersama kader dan/atau dukun melakukan kontak dengan ibu hamil, suami dan keluarga untuk sepakat dalam pengisian stiker termasuk pemakaian KB pasca salin.
c. Pemasangan stiker di rumah
d. Suami, keluarga, kader dan dukun memantau secara intensif keadaan ibu hamil untuk mendapatkan pelayanan sesuai standart.
e. Bidan melakukan pencatatan pada buku KIA sebagai pegangan ibu hamil dan di kartu kohort ibu untuk disimpan di polindes/puskesmas, memberikan pelayanan dan memantau ibu hamil serta melaporkan hasil pelayanan kesehatan ibu di wilayah desa (termasuk laporan dari dokter dan bidan praktek swasta di desa tersebut) ke puskesmas setiap bulan termasuk laporan kematian ibu, bayi lahir hidup dan bayi lahir mati.

Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan P4K, maka dibentuk wadah forum
komunikasi yang bersifat lintas program dan lintas sektor di berbagai tingkatan dan melibatkan masyarakat setempat. *

 


APA KATA MEREKA
-----------------------------

* Bupati Flores Timur, Drs. Simon Hayon

REVOLUSI KIA di Provinsi NTT untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, adalah suatu strategi inovatif yang berani dan kita akan dukung, karena investasi di bidang SDM lebih strategis dalam mensejahterakan bangsa ini.
Dengan suatu pesan, revolusi KIA tidak menjadi garam yang dihamburkan ke laut, tetapi menjadi oase yang dirindukan para musafir. *


* Ketua DPRD Flores Timur, Drs. Marius Payong Paty

REVOLUSI KIA di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, patut didukung secara politik dengan melibatkan peran serta masyarakat secara aktif sehingga kesejahteraan keluarga dapat ditingkatkan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa ini. *


 

(Spirit NTT)

Share on Facebook  
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort