Pemkot Tak Persulit Bangun Rumah Ibadah
Spirit NTT Nomor 183 Tahun IV, Edisi 2-8 November 2009
Rabu, 11 November 2009 | 10:05 WITA

KUPANG, SPIRIT--Pemerintah Kota Kupang bertekat tidak mempersulit rencana pembangunan rumah ibadah yang akan dilakukan oleh setiap pemeluk agama di wilayah Kota Kupang.

"Saya tegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang tidak akan mempersulit rencana pembangunan rumah ibadah di Kota Kupang bagi para pemeluknya," kata Walikota Kupang, Drs. Daniel Adoe, di Kupang, Kamis (29/10/2009).

Dia mengatakan sesuai dengan kesepakatan tiga menteri dalam surat bersama tersebut, ada peluang bagi pemerintah daerah untuk memfasilitasi pembangunan rumah ibadah, sepanjang masyarakat di sekitar lokasi telah memberikan persetujuan dengan jumlah pemeluk agama tersebut, sudah mencapai sekitar 90 orang.

Untuk itu lanjut dia, tidak ada alasan bagi Pemerintah Kota untuk tidak memfasilitasi rencana pembangunan rumah ibadah bagi agama tertentu. Menurut dia, Kota Kupang dengan kondisi kehidupan sosial kemasyarakatan yang multi etnis, agama, budaya dan golongan, harus bisa diterapkan kebijakan yang arif dan bijaksana serta berlaku adil, sehingga harmonisasi kehidupan beragama tetap terpelihara demi terciptanya keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.

Kalau kondisi kemanan dan ketertiban kemasyarakatan di Kota Kupang aman dan damai, kata Adoe, pelaksanaan setiap kebijakan pembangunan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Kupang bisa terealiasir secara baik, demi tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. "Kalau kondisi di daerah ini aman dan harmonis, maka setiap kebijakan pembangunan bisa tercapai dengan baik," kata Adoe.

Kepada setiap aparatur Pemerintahan Kota Kupang, terutama para camat dan lurah, selaku ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat, diharapkan bisa menjadi pionir pelaksanaan kehidupan yang harmonis, dan harus terus melakukan antisipasi terjadinya semua persoalan dan konflik horisontal di tengah masyarakat, yang akan berdampak kepada konflik yang lebih besar.

"Kepada para camat dan lurah telah saya imbau untuk selalu berada di tengah masyarakat untuk menjaga dan mengantisipasi berbagai gesekan yang terjadi di tengah masyarakat, untuk meredam pecahnya konflik yang lebih besar," kata Adoe.
Dia berharap, kondisi kehidupan kemasyarakatan di Kota Kupang yang selama ini sudah tercipta baik, diharapkan bisa terus dijaga dan dipertahankan demi keberlangsungan kehidupan yang lebih harmonis dan lebih baik. (ant)
 

(Spirit NTT)

Share on Facebook  
komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort